Antusiasme dan Apresiasi Warga Warnai Grand Final Bupati Cup 2026 di Bunta

LUWUK — Laga final Bupati Cup 2026 antara Balaan Kanta dan Bella FC di Lapangan Gelora Bunta tak hanya menyuguhkan pertandingan dramatis, tetapi juga memunculkan beragam tanggapan positif dari masyarakat dan para tokoh di wilayah tersebut, pada Minggu (15/2/2026).

Ribuan warga yang memadati lapangan sejak sore hari menunjukkan tingginya antusiasme terhadap turnamen ini. Sorak sorai penonton, terutama saat babak adu penalti yang berakhir dengan skor 6–5 untuk kemenangan Balaan Kanta, menjadi bukti bahwa sepak bola masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Bunta dan sekitarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Ramli Pilohima, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk aparat keamanan yang telah menjaga pertandingan tetap aman dan kondusif,” ujarnya, merujuk pada dukungan dari TNI dan Polri.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan apresiasi. Arman Lahay dari Forum Kepala Desa Kecamatan Bunta menilai ajang ini tidak sekadar pertandingan olahraga, melainkan sarana mempererat hubungan sosial antarwarga dari beberapa kecamatan.

Murad Abusama, Ketua Forum BPD Nuhon, menyebut turnamen ini berhasil membangkitkan kembali semangat generasi muda dalam menggeluti sepak bola. Hal serupa diungkapkan Sharil Bukalang selaku Ketua Adat/Bosanyo Bunta Nuhon Simpang Raya. Ia menilai turnamen tersebut menjawab kerinduan masyarakat setelah cukup lama vakum dari kompetisi serupa.

Tokoh masyarakat Kecamatan Bunta, Jasmin Mangantco, menambahkan bahwa Bupati Cup menjadi pengingat akan sejarah dan tradisi sepak bola di wilayah Bunta pada tingkat regional. Sementara itu, Marten Kuinggu, Ketua Pembina Olahraga Desa Bella, mengapresiasi langkah panitia dalam mendorong pembinaan pemain muda, termasuk terbentuknya tim U-22 dari gabungan wilayah Bunosi.

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda. Arianto Udati, Ketua Karang Taruna Kelurahan Salabenda, berharap kompetisi seperti ini terus mendapat perhatian dari KONI Banggai dan Askab Banggai agar pembinaan sepak bola di tingkat lokal dapat berkelanjutan.

Tokoh perempuan Ririn Anggraini Laito turut menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan hiburan yang sehat bagi masyarakat, termasuk kaum ibu-ibu yang turut hadir menyaksikan pertandingan.

Dengan berakhirnya Bupati Cup 2026, berbagai kalangan berharap semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat yang tercermin dalam grand final di Bunta dapat terus terjaga melalui kegiatan olahraga berikutnya.

CB: SLV