Anggawira Dukung Peran UMKM dan Perbankan bagi Ekonomi Daerah

LUWUK — Diskusi antara Tenaga Ahli Menteri ESDM, Anggawira, bersama kalangan pengusaha di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (9/3/2026) tidak hanya membahas potensi Participating Interest (PI) 10 persen, tetapi juga mengarah pada penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro.

Dalam pertemuan yang turut melibatkan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banggai, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banggai, serta perwakilan PT Banggai Energi Utama, muncul gagasan penting mengenai perlunya dukungan sektor perbankan bagi pelaku usaha kecil.

Para peserta diskusi menilai akses pembiayaan masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku UMKM di daerah. Karena itu, muncul dorongan agar lembaga perbankan dapat menghadirkan skema pembiayaan yang lebih mudah diakses, termasuk peluang kredit usaha tanpa agunan bagi pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang.

Ketua APINDO Banggai, Natsir Suling, mengatakan penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Jika sektor usaha kecil diberi ruang pembiayaan yang memadai, maka dampaknya akan langsung terasa pada perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Banggai, Angga Nasar, menilai peluang tersebut juga dapat terhubung dengan program pembangunan nasional yang sedang didorong pemerintah.

Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal, terutama dalam penyediaan bahan pangan, distribusi logistik, hingga jasa pendukung lainnya.

Melalui diskusi tersebut, muncul harapan agar potensi sektor energi yang dimiliki Kabupaten Banggai tidak hanya berkontribusi pada penerimaan negara, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat daerah.

CB: PRZ