Wabah Lalat Picu Kemarahan Warga, Lingkungan Disebut Tak Layak Huni

Oplus_0

LUWUK — Warga Kelurahan Bakung, Kelurahan Sisipan, dan Desa Kayowa Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai mengeluhkan meningkatnya populasi lalat yang diduga berasal dari kandang ayam di sekitar permukiman. Kondisi ini dinilai telah mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari warga.

Beberapa warga menyebut rumah mereka tidak lagi nyaman ditempati. Lalat masuk ke dapur, menempel pada makanan, bahkan menyebar ke ruang tidur. Situasi ini memicu keresahan yang terus menumpuk.

Dari sisi kesehatan, kondisi tersebut berpotensi menjadi ancaman serius. Lalat dikenal sebagai vektor penyakit yang dapat membawa bakteri dan virus dari limbah ke makanan manusia.

Sekarang, persoalannya bukan lagi sekadar ekonomi peternakan, tetapi menyentuh hak dasar warga atas lingkungan yang sehat.

Apakah kepentingan usaha boleh mengorbankan kualitas hidup masyarakat?

CB: PRZ