Absensi Jalan, Hasil Jangan Mandek

LUWUK — Setelah pengetatan disiplin Work From Home (WFH) diberlakukan Bupati, tantangan berikutnya bagi Pemerintah Kabupaten Banggai menjadi semakin jelas. Memastikan bahwa kehadiran ASN benar-benar berbanding lurus dengan hasil kerja.

Analisis Kebijakan Madya di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Nadja Mointang, menegaskan bahwa akar persoalan bukan pada lokasi kerja, tetapi pada sistem pengukuran kinerja yang belum sepenuhnya berbasis output.

“Selama ini, target sering berhenti di level organisasi perangkat daerah (OPD), tanpa diturunkan hingga ke individu,” ujar Nadja tertulis, Jumat (10/4/2026).

Akibatnya, akuntabilitas menjadi kabur. Semua terlihat bekerja, tetapi tidak jelas siapa berkontribusi terhadap apa. Kondisi ini membuka ruang bagi stagnasi. Absensi berjalan, tetapi hasil tidak bergerak.

“Jika situasi ini terus berlangsung, maka kepercayaan publik berisiko tergerus. Masyarakat tidak hanya melihat proses, tetapi juga menuntut dampak nyata, terutama dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tulisnya lagi.

Untuk menjawab tantangan ini, kata Nadja, diperlukan perubahan arah kebijakan. Pengawasan tidak cukup berhenti pada kehadiran. Ia harus bergeser pada capaian yang terukur. Setiap ASN perlu memiliki target yang jelas, spesifik, dan terhubung langsung dengan kinerja daerah.

Langkah strategis lainnya adalah mempercepat digitalisasi pengelolaan PAD. Sistem yang terintegrasi memungkinkan pemantauan kinerja secara real-time, sehingga penilaian menjadi lebih objektif dan transparan.

Menurut Nadja, di sisi lain, penerapan reward dan punishment harus berbasis hasil nyata. ASN yang berkontribusi signifikan perlu diapresiasi, sementara yang tidak menunjukkan progres harus dievaluasi secara serius.

Pada akhirnya, keberhasilan kebijakan tidak diukur dari seberapa disiplin absensi dijalankan, tetapi dari seberapa besar hasil yang dihasilkan. Jika absensi berjalan tetapi hasil tetap mandek, maka yang perlu dievaluasi bukan hanya individu. Tetapi sistem itu sendiri.

CB: PRZ