LUWUK — Sebanyak 46 calon Paskibra tingkat Kabupaten Banggai mulai menjalani latihan gabungan bersama pasukan kelompok 45 dari unsur TNI dan Polri di Lapangan Mirqan Bukit Halimun, Luwuk, Jumat (7/8/2026). Latihan ini menjadi tahapan penting sebelum mereka mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam latihan tersebut, para calon Paskibra dibagi ke dalam dua kelompok. Mereka bergantian mempraktikkan prosesi pengibaran dan penurunan bendera agar seluruh rangkaian upacara berjalan tanpa kesalahan.
Kepala Bagian SDM Polresta Banggai, AKP Yuswanto, mengatakan latihan gabungan digelar untuk menyatukan irama gerakan seluruh personel yang akan bertugas saat upacara nanti. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan pengibaran bendera.
Polresta Banggai mengirimkan 16 personel terbaiknya untuk bergabung dalam latihan tersebut. Pasukan itu dipimpin Pamapta II SPKT Polresta Banggai, IPDA Nurdiansyah, SH, yang bertindak sebagai Komandan Pasukan. “Sejak hari ini, 7 Agustus 2026, hingga pelaksanaan upacara kemerdekaan nanti, keenam belas personel Polresta Banggai mengikuti latihan gabungan,” ujar AKP Yuswanto.
Ia menjelaskan, latihan akan berlangsung selama 10 hari hingga 17 Agustus 2026. Selama periode itu, seluruh personel akan terus menyempurnakan formasi, langkah, hingga sinkronisasi gerakan agar tampil maksimal di hadapan masyarakat.
AKP Yuswanto menambahkan, sebagian personel Polri yang terlibat telah memiliki pengalaman bertugas pada tahun-tahun sebelumnya. Sementara personel yang baru pertama kali mengikuti tugas tersebut akan dipadukan dengan anggota berpengalaman sehingga tercipta keselarasan gerakan bersama pasukan pengibar.
Selama latihan berlangsung, pemerintah daerah, panitia pelaksana, para pelatih, dan tim medis terus mendampingi seluruh peserta. Pendampingan itu dilakukan untuk memastikan kondisi fisik peserta tetap prima sekaligus menjaga keselamatan selama menjalani latihan.
Latihan yang dijalani selama 10 hari itu menjadi penentu kesiapan para calon Paskibra sebelum mengemban tugas yang sarat makna. Mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai simbol penghormatan kepada bangsa dan negara pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
CB: SLV
