Perahu Terbalik di Tengah Laut, Polisi Evakuasi 4 Pemancing Muda

LUWUK — Momen mencekam terjadi di perairan Desa Minangandala, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Jumat (7/8/2026) malam. Sebuah perahu yang membawa empat pemancing muda tiba-tiba kehilangan keseimbangan hingga terbalik dan tenggelam. Mereka sempat terombang-ambing di tengah laut selama sekitar dua jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Kapolsek Lamala IPTU I Wayan Sukarman mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait perahu yang tenggelam dan membawa empat orang pemancing muda. “Anggota piket mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat perahu yang ditumpangi empat anak-anak remaja tenggelam di perairan Desa Minangandala,” kata Sukarman.

Keempat pemancing muda tersebut yakni Diki Efran Bramanta (17), Sarif (22), Istan Dg. Salam (16), dan Kimi Jafar (18). Berdasarkan penyelidikan awal, keempatnya berangkat memancing menggunakan perahu. Mereka kemudian bergerak hingga sekitar tujuh kilometer dari garis pantai.

Namun, situasi berubah menjadi kepanikan ketika perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba kehilangan keseimbangan. “Sekonyong-konyong perahu hilang keseimbangan sehingga terbalik dan tenggelam,” ujar Sukarman.

Informasi mengenai kejadian itu kemudian memicu respons cepat. Personel Polsek Lamala bersama pemerintah desa dan warga setempat bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Di tengah kondisi laut, keempat korban harus bertahan setelah perahu yang mereka gunakan tenggelam. Mereka akhirnya ditemukan dan dievakuasi setelah sekitar dua jam terombang-ambing di laut. Keempatnya berhasil diselamatkan.

“Setelah dua jam terombang-ambing di lautan, akhirnya keempat anak tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan telah kembali kepada keluarga masing-masing,” beber Sukarman.

Kapolsek Lamala mengingatkan bahwa aktivitas melaut, meski hanya untuk memancing, tetap memiliki risiko yang tidak bisa dianggap sepele. Kondisi perairan dan keseimbangan perahu dapat berubah sewaktu-waktu, terutama ketika berada jauh dari garis pantai.

CB: SLV