Durian Sulteng Menembus Pasar Dunia

PALU — Durian bukan hanya buah yang dijual di pasar lokal. Komoditas ini mulai membuka jalan bagi petani Sulawesi Tengah untuk masuk ke pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara. Hal itu terlihat dalam kegiatan Merdeka Ekspor Durian yang berlangsung di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Rabu (12/8/2026).

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan. Bagi pemerintah daerah, ekspor menunjukkan bahwa hasil pertanian Sulawesi Tengah memiliki peluang untuk bersaing di pasar internasional. Jika peluang ini dikelola secara serius, petani tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari rantai perdagangan komoditas tersebut.

Anwar Hafid menilai capaian ini menjadi kabar baik bagi petani dan pelaku usaha pertanian di Sulawesi Tengah. Menurutnya, potensi tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas produksi, penguatan nilai tambah, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Sebab, tantangan terbesar bukan hanya menghasilkan durian dalam jumlah besar. Produk pertanian juga harus memenuhi standar kualitas agar mampu bertahan dan dipercaya di pasar yang lebih kompetitif. “Tugas kita ke depan adalah terus memperkuat kualitas produksi, meningkatkan nilai tambah, serta membuka akses pasar yang lebih luas agar hasil pertanian semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Anwar Hafid.

Pernyataan itu sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan pelaku usaha. Ekspor tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Jika kualitas produksi terus diperbaiki, akses pasar diperluas, dan nilai tambah mampu dinikmati masyarakat di daerah produksi, durian dapat menjadi salah satu pintu baru bagi pertumbuhan ekonomi pertanian Sulawesi Tengah.

Sebaliknya, jika petani hanya menjadi pemasok sementara keuntungan terbesar berhenti di mata rantai perdagangan berikutnya, maka ekspor belum sepenuhnya menjawab persoalan kesejahteraan petani. Karena itu, Merdeka Ekspor Durian bukan hanya tentang mengirim buah ke luar negeri. Momentum ini menjadi potensi pertanian Sulawesi Tengah menjadi kesejahteraan bagi masyarakat yang menghasilkannya.

CB: PRZ