LUWUK — Membangun masyarakat yang aman dan tertib tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Pembentukan karakter generasi muda sejak dini juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang kuat.
Pandangan tersebut disampaikan Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H. saat menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka Nasional ke-65 Tahun 2026 di Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk, Jumat (14/8/2026).
Upacara tersebut dipimpin Bupati Banggai Amirudin Tamoreka sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Ketua DPRD Banggai, Sekretaris Kabupaten, pimpinan OPD, elemen masyarakat serta anggota Pramuka dari berbagai tingkatan.
Hendri menegaskan bahwa Polri mendukung kegiatan positif yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda. “Pramuka adalah wadah pembentukan generasi yang disiplin, mandiri, dan berjiwa sosial tinggi. Nilai-nilai yang diajarkan sejalan dengan upaya Polri dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan aman,” kata Hendri.
Menurutnya, nilai kedisiplinan, kemandirian dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka memiliki hubungan erat dengan terciptanya kehidupan masyarakat yang aman. Generasi muda yang memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sosial dinilai memiliki modal penting untuk ikut menjaga ketertiban di tengah masyarakat.
Karena itu, Hendri memandang pembinaan generasi muda tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan, pemerintah dan aparat keamanan memiliki peran masing-masing dalam membentuk karakter anak bangsa.
Dalam konteks tersebut, Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah yang dapat mempertemukan pendidikan karakter dengan pengalaman langsung di tengah masyarakat. Kehadiran Kapolresta Banggai dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan generasi muda.
Bagi Polri, membangun keamanan bukan hanya tentang bertindak ketika pelanggaran hukum terjadi. Membangun karakter sejak dini merupakan langkah yang jauh lebih mendasar untuk menciptakan masyarakat yang tertib, peduli dan bertanggung jawab. Dengan demikian, nilai-nilai Pramuka diharapkan tidak berhenti di lapangan upacara. Nilai tersebut harus tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari karakter generasi muda Banggai.
CB: SLV
