LUWUK — Pelayanan petugas Puskesmas Bualemo mendapat apresiasi dari warga. Namun di balik keramahan dan kecepatan petugas melayani pasien, warga masih menemukan persoalan yang menyentuh kebutuhan paling dasar dalam pelayanan kesehatan. Ketersediaan obat dan alat kesehatan.
Salah seorang warga asal Binsil Padang, yang dikenal dengan sapaan Om Uty, datang ke Puskesmas Bualemo dengan keluhan gatal-gatal. Ia mengaku mendapat pelayanan yang ramah dan cepat dari petugas. Namun, obat yang dibutuhkan untuk menangani keluhannya saat itu tidak tersedia. Petugas kemudian memberikan alternatif obat yang tersedia, yakni obat maag dan pereda nyeri. “Petugasnya ramah dan mau membantu. Diduga memang stok obatnya lagi kosong,” ujar Om Uty.
Persoalan ketersediaan obat tersebut bukan hanya kenyamanan pasien. Bagi masyarakat yang datang berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, obat menjadi bagian penting dari rangkaian pelayanan yang mereka harapkan.
Sorotan serupa juga muncul terkait ketersediaan alat pemeriksaan kesehatan. Dr. Putri, salah seorang petugas kesehatan, menyampaikan bahwa alat tes kesehatan di Puskesmas Bualemo juga telah habis. Kondisi tersebut mendorong masyarakat meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai melakukan pengecekan terhadap kondisi persediaan obat dan alat kesehatan di Puskesmas Bualemo.
Masyarakat berharap Dinkes tidak hanya memastikan pelayanan berjalan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar untuk menunjang pelayanan tersedia ketika pasien datang. “Harapan masyarakat semoga stok obat bisa lebih lengkap, supaya warga Bualemo yang datang berobat bisa langsung dapat obat yang sesuai,” harapnya.
Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Ketika warga datang dalam kondisi sakit, mereka tidak hanya membutuhkan petugas yang ramah, tetapi juga membutuhkan pemeriksaan, obat, dan fasilitas penunjang yang memadai.
Karena itu, persoalan stok obat dan alat kesehatan perlu mendapat perhatian serius. Pemeriksaan dan pemenuhan persediaan secara berkala dinilai penting agar kekosongan tidak berulang dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Bualemo dapat berjalan lebih optimal.
Catatan redaksi: Informasi mengenai kekosongan stok dalam berita ini berdasarkan keterangan warga dan petugas kesehatan yang disampaikan kepada penulis. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai belum dimintai atau belum memberikan tanggapan dalam bahan informasi yang tersedia.
CB: HJR
