LUWUK — Pesan tegas disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., saat melakukan kunjungan kerja ke Polresta Banggai, Minggu (23/8/2026). Di hadapan personel kepolisian, Nasri tidak hanya berbicara soal pelaksanaan tugas. Ia menyoroti hal yang lebih mendasar yakni moralitas, kepatutan, dan profesionalitas setiap anggota Polri.
Kapolda Sulteng datang bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Lina Nasri dan rombongan. Kedatangan mereka disambut dengan upacara kehormatan, pengalungan bunga kepada Kapolda, serta penyerahan buket bunga kepada Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng.
Setelah prosesi penyambutan, Nasri bertatap muka langsung dengan personel Polresta Banggai. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa konsep Presisi tidak cukup hanya menjadi slogan. Menurutnya, setiap anggota harus menerjemahkannya melalui perilaku dan cara menjalankan tugas sehari-hari. Tiga prinsip yang ditekankan Nasri adalah moralitas, kepatutan, dan profesionalitas.
Ia meminta seluruh personel membangun solidaritas yang kuat dan menghindari sikap arogan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. “Tantangan bersama adalah membangun solidaritas yang kuat, menghindari arogansi serta menjaga agar organisasi dapat bekerja dan saling mendukung. Setiap anggota harus produktif, disiplin dan bertanggung jawab,” tegas Nasri.
Pesan Kapolda kemudian mengarah pada kehidupan pribadi anggota. Ia mengingatkan personel agar menjaga pola hidup dan sikap yang wajar. Nasri secara khusus meminta anggota tidak mempertontonkan gaya hidup mewah secara berlebihan. “Setiap anggota perlu menjaga pola hidup dan sikap yang wajar serta tidak menunjukkan hidup mewah secara berlebihan,” ujarnya.
Hal tersebut menjadi pengingat bahwa perilaku anggota di luar jam dinas sekalipun dapat memengaruhi penilaian masyarakat terhadap institusi Polri. Menurut Nasri, keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Kekompakan, keteladanan, loyalitas, komunikasi, dan kemampuan menghadapi dinamika di lapangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh personel saling membantu dan tidak bekerja sendiri-sendiri. “Harus bekerja sama dan saling membahu. Setiap panggilan tugas sekecil apa pun sebagai kehormatan dan kebanggaan. Laksanakan tugas dengan ikhlas serta perbaiki dan berbenah diri,” pesan Nasri.
Arahan tersebut menunjukkan bahwa pembenahan internal menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kepolisian. Bagi anggota di lapangan, sikap arogan, gaya hidup berlebihan, maupun rendahnya kedisiplinan bukan sekadar persoalan pribadi. Perilaku tersebut dapat ikut membawa nama institusi. Karena itu, Nasri mendorong setiap personel menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian, sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.
Sementara itu, Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Kapolda Sulteng bersama para pejabat utama Polda Sulteng serta rombongan. Menurut Hendri, arahan Kapolda menjadi dorongan bagi jajaran Polresta Banggai untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. “Kunjungan dan arahan Bapak Kapolda menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banggai,” kata Hendri.
Kunjungan tersebut menuntut polisi bukan hanya mampu menjalankan tugas, tetapi juga mampu menjaga perilaku, mengendalikan diri, dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.
CB: SLV
