Lansia 80 Tahun Kehilangan Rumah, Api Diduga Berasal dari Meteran Listrik

LUWUK — Musibah kebakaran menimpa seorang lansia perempuan, Beong (80), yang tinggal seorang diri di Desa Tou, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.15 Wita. Peristiwa ini menghanguskan rumah sederhana miliknya dan menyisakan duka mendalam.

Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh korban sendiri. Saat itu, Beong tengah beristirahat siang sebelum terbangun akibat suara percikan api dari dalam rumahnya.

Korban kemudian keluar untuk memastikan sumber suara tersebut. Namun, ia justru mendapati meteran listrik rumahnya sudah terbakar. Dalam kondisi panik, Beong berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

“Teriakan korban mengundang perhatian warga. Mereka segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar IPTU Yoga.

Sayangnya, kobaran api dengan cepat membesar. Tiupan angin kencang serta material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, rumah tersebut ludes terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, Beong harus kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp30 juta.

Pihak kepolisian belum memastikan penyebab pasti kebakaran. Meski demikian, berdasarkan keterangan korban, api diduga berasal dari meteran listrik yang terbakar.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama terkait instalasi listrik di rumah. Ia juga menekankan pentingnya perhatian keluarga terhadap anggota yang lanjut usia, khususnya yang tinggal seorang diri.

“Pengawasan dari keluarga sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

CB: PRZ