LUWUK — Peristiwa meninggalnya seorang lansia berusia 75 tahun di Desa Mayayap, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah menyisakan duka mendalam bagi keluarga sekaligus menjadi pengingat sunyi bahwa persoalan keselamatan dan kesehatan mental masih kerap luput dari perhatian bersama. Peristiwa ini terungkap pada Kamis (1/1/2026).
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sehari sebelumnya, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 10.00 Wita, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk keluar rumah. Kepada anaknya, korban berpesan agar tidak perlu mencarinya. Pesan tersebut saat itu tidak menimbulkan kecurigaan.
Kapolsek Bualemo IPTU Alwi Polii menjelaskan, hingga Kamis pagi korban tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga yang mulai khawatir kemudian berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun belum menemukan keberadaan korban.
Situasi tersebut lalu dilaporkan kepada pemerintah desa setempat dan Bhabinkamtibmas Polsek Bualemo. Pencarian bersama dilakukan sekitar pukul 13.00 Wita. “Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Dusun III Bombana, Desa Mayayap, dengan posisi tergantung di pohon mangga,” ujar IPTU Alwi.
Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka. Dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian, diketahui jarak cabang pohon ke tanah sekitar 1,5 meter dengan panjang tali kurang lebih 1 meter.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan bersedia membuat berita acara penolakan. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan tetap melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur pidana lain dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi semua pihak bahwa komunikasi, kepedulian, dan perhatian terhadap kondisi psikologis anggota keluarga terutama lansia memegang peran penting. Tanda-tanda kecil yang kerap dianggap biasa, bisa jadi menyimpan beban besar yang tak terucap.
CB: SLV
