LUWUK — Krisis air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Banggai, memunculkan pertanyaan baru mengenai kesiapan data pelanggan pada Perusahaan Daerah Air Minum Banggai.
Sejumlah warga menilai hingga saat ini belum terlihat adanya informasi terbuka mengenai berapa jumlah pelanggan yang terdampak gangguan distribusi air bersih.
Padahal pelanggan PDAM tersebar di berbagai wilayah, khususnya di kawasan Kecamatan Luwuk Utara, Luwuk, Luwuk Selatan yang selama ini banyak mengeluhkan persoalan distribusi air.
Menurut warga BTN Nusagriya,Hendro pada Jumat (13/3/2026), data pelanggan yang terdampak sangat penting dalam menentukan langkah penanganan krisis air secara tepat.
Tanpa data yang jelas, upaya penanganan dikhawatirkan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh wilayah yang benar-benar membutuhkan penanganan prioritas.
Selain itu, warga Desa Bunga, Nain, ketersediaan data juga diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan secara adil dan merata.
Jika data tersebut tidak tersedia atau tidak diperbarui secara berkala, maka pengambilan kebijakan teknis dalam distribusi air bisa menjadi kurang tepat sasaran.
CB: PRZ
