LUWUK — Program Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Banggai terus berjalan, namun belum sepenuhnya merata dalam tahap pelaksanaan. Dari total 143 desa dan kelurahan yang telah memiliki lahan, baru 87 yang masuk tahap pembangunan.
Dari jumlah tersebut, hanya tiga lokasi yang telah rampung 100 persen, yakni di Desa Bubung di Kecamatan Luwuk Selatan, Desa Demangan Jaya di Kecamatan Bunta, serta Desa Bukit Makarti di Kecamatan Toili Barat.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Banggai, Amin Djumail, Senin (27/4/2026) mengungkapkan bahwa masih terdapat 194 desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai koperasi.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat keberadaan gerai fisik menjadi salah satu kunci operasional koperasi desa. Tanpa lahan, pembangunan tidak dapat dimulai, dan program berisiko berjalan tidak merata.
Menariknya, kunjungan Menteri ke lokasi Kopdes di Banggai baru sebatas peninjauan bangunan yang sedang berjalan. Di satu sisi, hal ini menunjukkan perhatian pusat. Namun di sisi lain, kondisi riil di lapangan memperlihatkan masih adanya pekerjaan rumah yang cukup besar.
Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi berencana mengkomunikasikan persoalan ini dengan Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Tengah untuk mencari solusi bersama, terutama terkait penyediaan lahan.
Program Kopdes Merah Putih sejatinya membawa harapan besar untuk menggerakkan ekonomi desa. Namun, realisasi di lapangan menunjukkan bahwa kesiapan dasar seperti lahan masih menjadi faktor penentu.
CB: PRZ
