26 Dapur Dibangun, 18 Ditutup: MBG Banggai Tersandung Standar Dasar

LUWUK — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai menunjukkan dinamika di lapangan. Dari total 26 dapur yang telah dibentuk, sebanyak 18 dapur terpaksa ditutup sementara dalam dua pekan terakhir.

Pelaksana harian MBG, Amin Djumail, menjelaskan bahwa penutupan tersebut dilakukan karena sebagian besar dapur belum memenuhi standar kelayakan.

Beberapa di antaranya belum mengantongi Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS), serta belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kondisi ini membuat operasional dapur tidak bisa dipaksakan berjalan. “Standar ini bukan hanya administrasi, tapi menyangkut kesehatan,” ujar Amin, Senin (27/4/2026).

Situasi ini ikut berdampak pada rantai ekonomi lokal. Pelaku usaha sayur mayur dan buah-buahan yang sebelumnya memasok kebutuhan dapur, kini mengalami penurunan permintaan. Program yang diharapkan menggerakkan ekonomi justru tertahan oleh kesiapan teknis di lapangan.

Lebih lanjut, setiap dapur sebenarnya telah dilengkapi struktur pengelola, mulai dari kepala dapur (SPPG/chief), tenaga akuntansi, hingga ahli gizi. Namun, kesiapan sumber daya manusia belum sepenuhnya diikuti kesiapan infrastruktur dasar.

CB: PRZ