Banjir Rendam Permukiman di Nuhon, Polisi Turun Evakuasi Warga dan Amankan Lokasi

LUWUK — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nuhon, sejak Minggu pagi, 17 Mei 2026, memicu banjir di Desa Balaang, Kabupaten Banggai. Luapan sungai dan genangan air merendam permukiman warga hingga perkebunan masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, personel Polsek Nuhon bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak. Aparat kepolisian melakukan pengecekan situasi, pengamanan area rawan, hingga membantu proses evakuasi barang-barang milik warga agar tidak hanyut terbawa arus.

Kapolsek Nuhon, IPDA Tesar M. Noor, mengatakan kehadiran polisi di lokasi banjir merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, terutama saat warga menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem. “Sebanyak 10 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter,” ujar IPDA Tesar.

Selain membantu warga, personel Polsek Nuhon juga mengatur arus lalu lintas di titik-titik yang dianggap rawan demi menghindari kecelakaan dan kemacetan akibat genangan air. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kondisi banjir yang terjadi mendadak membuat warga sempat panik. Sejumlah keluarga berupaya menyelamatkan barang berharga sebelum air masuk lebih jauh ke dalam rumah. Situasi ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.

Polsek Nuhon turut berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk memantau perkembangan cuaca serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat kepolisian maupun pemerintah desa apabila menemukan kondisi darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

CB: HJR