LUWUK — Sebanyak 520 atlet taekwondo dari empat provinsi turun ke GOR Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai untuk memperebutkan prestasi dalam Banggai Open Taekwondo Championship 2026 (BOTACH), Kamis (20/8/2026).
Kejuaraan yang mengusung tema “Melahirkan Petarung Muda Generasi Emas Berkarakter dan Berprestasi” itu tidak sekadar menghadirkan pertarungan di atas matras. BOTACH 2026 menjadi panggung bagi ratusan atlet muda untuk menguji keberanian, disiplin, sekaligus kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Ia menilai BOTACH memiliki peran penting dalam membangun fondasi olahraga prestasi sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Menurut Furqanuddin, Pemerintah Kabupaten Banggai bersama KONI berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga prestasi melalui pembinaan atlet usia dini secara berjenjang, kompetisi yang rutin dan berkualitas, serta peningkatan kapasitas pelatih, wasit, dan tenaga pendukung olahraga. Pemkab Banggai juga, kata dia, akan memberikan dukungan kepada atlet berprestasi agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga provinsi, nasional hingga internasional.
Namun, Furqanuddin mengingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran seorang petarung. “Seorang petarung sejati bukan hanya dikenal karena tendangannya yang kuat, tetapi juga karena kerendahan hati dan sikap hormatnya kepada orang lain,” ujarnya.
Hal tersebut menjadi penting di tengah persaingan ratusan atlet yang membawa nama daerah masing-masing. Sebab, olahraga bukan tentang siapa yang mampu menjatuhkan lawan, tetapi juga bagaimana seorang atlet mampu mengendalikan diri ketika menang maupun kalah.
Furqanuddin mengajak seluruh pihak menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, aman, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi yang unggul. “Mari kita terus menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, aman dan mendukung tumbuh kembang anak-anak kita menjadi pribadi yang unggul,” katanya.
Dengan kehadiran 520 atlet dari Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara, BOTACH 2026 memperlihatkan bahwa taekwondo memiliki basis peminat yang kuat di kawasan Sulawesi.
CB: PRZ
