LUWUK — Sebuah dump truck bermuatan buah sawit tiba-tiba mundur saat melintasi tanjakan dan tikungan di wilayah Lipatan 4, Desa Poh, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Senin (11/8/2026).
Dump truck bernomor polisi DN 8476 R itu kemudian terperosok dan jatuh ke jurang. Kecelakaan tunggal tersebut tidak menelan korban jiwa. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Amri (33), warga Desa Karya Makmur, Kecamatan Toili Barat, sedang dalam perjalanan dari arah Bualemo menuju Luwuk dengan membawa muatan buah sawit.
Namun, ketika memasuki jalan menanjak dan menikung di Lipatan 4 Desa Poh, kendaraan tersebut mengalami masalah hingga bergerak mundur. Sopir kehilangan kendali sebelum dump truck akhirnya keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang.
Kapolsek Pagimana IPTU Muh. Alfian Ismail membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali saat melintasi jalur tanjakan tersebut. Polisi kemudian bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi pengemudi, melakukan pendataan, serta mengamankan arus lalu lintas. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, dump truck mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Kondisi jalan saat kejadian sebenarnya tidak sedang diguyur hujan. Cuaca cerah, permukaan jalan beraspal dan kering. Tetapi, karakter jalan berupa tanjakan dan tikungan, ditambah kendaraan membawa muatan berat, membuat jalur tersebut tetap menyimpan risiko serius bagi pengemudi.
Polsek Pagimana telah melakukan sejumlah tindakan di lokasi, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara, mendata identitas pengemudi dan saksi, hingga mengatur arus kendaraan untuk mencegah kemacetan. Situasi di lokasi kini dilaporkan aman dan terkendali.
Kapolsek Pagimana mengingatkan pengemudi agar tidak meremehkan jalur Lipatan 4, terutama ketika membawa muatan berat. Sebab, di jalur seperti ini, selisih antara kendaraan tetap berada di atas aspal dan terjun ke jurang bisa hanya berlangsung dalam hitungan detik. Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan, mengendalikan kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat menghadapi tanjakan dan tikungan di sepanjang jalur Trans Sulawesi.
CB: SLV
