Polisi Gelar Panen 4 Ton Jagung

LUWUK — Ketahanan pangan tidak cukup hanya menjadi slogan. Di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat, masyarakat membutuhkan langkah nyata yang mampu menghasilkan bahan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi.

Hal itu terlihat dalam Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2026 yang digelar Polsek Bualemo jajaran Polresta Banggai bersama sejumlah pihak di Desa Nipa Kalemoan, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Kamis (20/8/2026).

Panen raya tersebut berlangsung di lahan milik Ketut Kerti seluas 2 hektare. Dari lahan itu, petani menghasilkan sekitar 4 ton jagung. Tiga varietas jagung ditanam di lahan tersebut, yakni Macho 235, Primadona 236, dan Maskot 234.

Kapolsek Bualemo IPTU Alwi Polii memimpin kegiatan panen bersama Koordinator Badan Penyuluh Pertanian, pemilik lahan, serta kepala desa. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan sekaligus mendukung program pemerintah.

Jagung yang berhasil dipanen menunjukkan bahwa lahan produktif dapat menjadi sumber pangan sekaligus menopang kesejahteraan jika dikelola secara serius. IPTU Alwi Polii menegaskan bahwa ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, masyarakat tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pangan. “Kedaulatan pangan dan ketahanan pangan harus menjadi konsentrasi kita bersama serta menjadi fokus ke depan. Mari berkolaborasi untuk mewujudkan ketahanan pangan yang merata di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Hasil panen selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

CB: SLV