LUWUK — Upaya melarikan diri setelah diduga terlibat kecelakaan maut tidak berlangsung lama. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banggai bergerak cepat mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan seorang remaja di Kecamatan Luwuk Selatan. Dalam waktu kurang dari delapan jam sejak kejadian, polisi berhasil mengamankan seorang pengemudi beserta kendaraan yang diduga terlibat.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Dr. Moh. Hatta, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 02.45 Wita. Begitu menerima laporan, personel Satlantas Polresta Banggai langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas menemukan dua korban tergeletak di jalan. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, salah satu korban, RL (16), pengendara sepeda motor Honda Genio bernomor polisi DN 4726 XX, dinyatakan meninggal dunia. Sementara penumpangnya, GK (18), mengalami sejumlah luka dan masih menjalani perawatan. “Korban meninggal dunia RL (16) merupakan pengendara motor Honda Genio DN 4726 XX dan boncengan GK (18) menderita sejumlah luka,” ujar Kasat Lantas Polresta Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia.
Sementara itu, kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi. Tidak ingin kehilangan jejak, Satlantas Polresta Banggai segera membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) milik Dinas Komunikasi dan Informatika di sepanjang jalur yang dilalui.
Hasil penyelidikan akhirnya mengarah pada sebuah mobil yang terparkir di Kelurahan Maahas, Luwuk Selatan. Kendaraan itu dilaporkan warga mengalami kerusakan pada bagian samping depan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Polisi kemudian mengamankan pengemudi mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi DN 8023 CF berinisial AA (67) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Pengemudi mobil Daihatsu Xenia DN 8023 CF tersebut adalah seorang lansia berinisial AA usia 67 tahun,” kata AKP Ade.
Saat ini, penyidik masih mendalami perkara tersebut dengan mengumpulkan alat bukti dan memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
CB: SLV
