LUWUK — Jalan raya bisa menjadi ruang belajar bagi anak-anak, tetapi juga dapat berubah menjadi tempat datangnya petaka. Kekhawatiran itu mendorong Satlantas Polresta Banggai memperkuat edukasi keselamatan, terutama kepada pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.
Melalui program “Polantas Menyapa”, polisi menyasar orang tua siswa SMPN 2 Luwuk, Rabu (19/8/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dan berlangsung bersamaan dengan pengaturan arus lalu lintas di depan sekolah.
Lokasi tersebut kerap mengalami kepadatan ketika jam pulang sekolah. Kondisi itu menjadi perhatian karena bercampurnya kendaraan, pelajar, dan orang tua dalam satu titik dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi.
Kasat Lantas Polresta Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia, mengingatkan bahwa keselamatan anak di jalan raya tidak cukup hanya mengandalkan petugas kepolisian. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting untuk memastikan anak tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia dan ketentuan hukum. “Kepedulian orang tua terhadap keselamatan anak di jalan raya menjadi kunci penting dalam menekan angka kecelakaan,” ujar AKP Ade.
Ia meminta orang tua aktif melarang anak-anak yang masih di bawah umur membawa kendaraan sendiri ke sekolah. Jika anak menggunakan kendaraan, penggunaan helm juga harus menjadi perhatian utama. Imbauan tersebut menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Banggai. Sebagian kasus diketahui melibatkan kelompok usia pelajar.
Situasi ini bukan tentang pelanggaran lalu lintas. Ketika anak yang belum cukup umur membawa kendaraan di jalan raya, risiko yang muncul bukan hanya teguran atau penindakan, tetapi juga kemungkinan kehilangan masa depan dalam hitungan detik.
Karena itu, Satlantas Polresta Banggai memilih tidak hanya mengandalkan penegakan hukum. Polisi juga mendatangi lingkungan pendidikan dan mengajak orang tua melihat persoalan keselamatan dari sisi yang lebih dekat: anak-anak mereka sendiri. “Kami tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir memberikan edukasi. Harapan kami, masyarakat semakin sadar dan patuh demi keselamatan bersama,” kata Ade.
Melalui program “Polantas Menyapa”, Satlantas Polresta Banggai berharap kesadaran masyarakat tumbuh dari keluarga. Mencegah kecelakaan bukan hanya tugas polisi di jalan, tetapi juga dimulai dari keputusan orang tua sebelum anak berkendara ke sekolah.
CB: SLV
