LUWUK — Jangan bayangkan semua kurir hanya bertugas mengantar paket dari satu alamat ke alamat lainnya. Di Luwuk, pekerjaan kurir bisa berubah menjadi penagih utang, bahkan pernah mendapat tugas yang terdengar seperti adegan komedi yakni mengusir cicak.
Kisah unik itu diceritakan pimpinan Yayamo Kurir Luwuk, Yayan Mohi, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, salah satu orderan yang cukup menegangkan datang dari seorang konsumen perempuan di Luwuk. Konsumen tersebut meminta bantuan Yayamo Kurir untuk menagih utang senilai Rp180 juta.
Tugas itu tidak selesai dalam hitungan menit. Kurir harus melakukan penagihan selama tiga hari. Untuk jasa tersebut, konsumen membayar sekitar Rp800 ribu. Meski sempat terjadi pertikaian, tugas tersebut akhirnya berhasil diselesaikan. Namun, urusan tagih-menagih utang ternyata bukan orderan paling aneh yang pernah diterima Yayamo Kurir.
Justru ada satu permintaan yang sampai sekarang masih membuat Yayan tertawa ketika mengingatnya. Mengusir cicak. Peristiwa itu terjadi sebelum bulan puasa 2026. Saat itu, seorang konsumen meminta Yayamo Kurir datang ke rumahnya bukan untuk mengantar barang, bukan pula mengambil paket. Tugasnya sederhana, tetapi juga membingungkan. Mengusir cicak. “Pesan kurir mengusir cicak di rumah,” kata Yayan mengenang peristiwa tersebut.
Kurir pun datang dan menjalankan tugas. Tetapi ternyata cicak yang hendak diusir tidak langsung menunjukkan batang hidungnya. Ia bersembunyi. Alhasil, pekerjaan yang seharusnya selesai cepat berubah menjadi operasi pencarian cicak. “Satu hari kita mengusir cicak,” ujar Yayan.
Yang membuat cerita itu semakin lucu, sang konsumen justru meminta kurir bersabar menunggu. “Sabar kurir, masih sembunyi cicaknya. Saya hafal mukanya cicak itu, karena mereka satu keluarga,” kata Yayan menirukan ucapan konsumen.
Kurir pun menunggu. Cicak belum keluar. Menunggu lagi. Cicak masih bersembunyi. Jika dalam pekerjaan jurnalistik ada istilah breaking news, dalam misi tersebut mungkin berlaku istilah breaking cicak. Menurut Yayan, pengusiran cicak itu bahkan memiliki dramanya sendiri. Ada penantian, pencarian, hingga momen-momen yang membuat kurir dan konsumen tertawa. “Pokoknya lucu-lucu,” kata Yayan.
Dari menagih utang ratusan juta rupiah hingga mengejar cicak yang bersembunyi, pengalaman Yayamo Kurir menunjukkan bahwa jasa kurir di Luwuk ternyata tidak selalu soal paket dan alamat. Kadang kurir harus berhadapan dengan persoalan serius. “Mungkin inilah bagian paling menarik dari bisnis kurir. Tidak pernah benar-benar tahu orderan apa yang akan datang berikutnya,” Tutupnya bercerita.
CB: PRZ
