Sosial & Lingkungan

Peringatan Keras Dunia Pendidikan Banggai Tentang Kekerasan Anak

148
×

Peringatan Keras Dunia Pendidikan Banggai Tentang Kekerasan Anak

Sebarkan artikel ini

LUWUK — Dunia pendidikan tidak hanya dituntut mencetak anak-anak berprestasi. Lebih jauh dari itu, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan membangun masa depan. Persoalan kekerasan terhadap anak, bullying hingga dugaan pencabulan menjadi peringatan serius yang tidak boleh dianggap biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, mengapresiasi langkah kepolisian, kejaksaan, dan P2KP yang bersama-sama menangani persoalan tersebut. Syafrudin menilai keterlibatan berbagai pihak penting untuk memastikan kekerasan terhadap anak tidak berhenti pada penanganan kasus, tetapi juga menghasilkan solusi konstruktif bagi dunia pendidikan.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian, pihak kejaksaan, P2KP yang sudah bersama-sama menangani, menjembatani, memberikan solusi konstruktif bagi dunia pendidikan,” kata Syafrudin Hinelo usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Banggai, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, perhatian terhadap kasus kekerasan, bullying dan pencabulan terhadap anak merupakan bagian penting dari upaya melindungi masa depan generasi muda di Kabupaten Banggai. Ia menegaskan, persoalan tersebut membutuhkan langkah bersama. Sekolah, pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama terhadap keselamatan anak. “Ini terkait dengan kekerasan pada anak, bullying, terkait dengan pencabulan kepada anak. Langkah yang harus dilakukan hari ini untuk masa depan Kabupaten Banggai,” ujarnya.

Bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya dilakukan setelah sebuah kasus terjadi. Hal lebih penting adalah membangun sistem pencegahan yang mampu mendeteksi potensi kekerasan sejak dini, memastikan anak memiliki ruang untuk melapor, serta memastikan setiap laporan mendapatkan penanganan yang tepat.

Karena itu, kata Syafrudin, langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi penting agar sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman.

Bagi Dinas Pendidikan Banggai, keberanian menangani persoalan kekerasan terhadap anak bukan hanya menyelesaikan masalah yang muncul hari ini. Ini adalah investasi untuk memastikan generasi yang tumbuh tidak membawa luka masa depan yang seharusnya bisa dicegah.

CB: PRZ

Pengumuman Resmi Pertanahan

Pengumuman Pertanahan