Laju Kencang di Tikungan, Dua Pemuda Terkapar

LUWUK — Kecepatan tinggi kembali memicu kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banggai. Dua pemuda mengalami luka serius setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak sebuah mobil tangki di ruas Jalan Luwuk–Toili, tepatnya di Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui Selatan, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 22.50 Wita.

Kapolsek Batui, IPTU Teguh Pria Adjisaka, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio 125 tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) melaju dari arah Toili menuju Luwuk.

Motor tersebut dikendarai MA (21), warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk, dengan membonceng AL (19), warga Kelurahan Sisipan. “Sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki tikungan, pengendara diduga kehilangan kendali hingga keluar jalur ke sisi kanan jalan dan menabrak mobil tangki yang datang dari arah berlawanan,” ujar IPTU Teguh.

Benturan keras membuat kedua pengendara terpental. MA mengalami luka robek di pelipis kanan serta lecet pada wajah sebelah kanan. Sementara AL mengalami patah kaki kanan dan luka lecet di bagian kepala. Petugas segera mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Batui. Namun karena kondisi AL cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sepeda motor dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta. Usai menerima laporan, personel Polsek Batui langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata identitas para pihak yang terlibat.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan. Kapolsek Batui mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan menikung atau memiliki jarak pandang terbatas.

“Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat memasuki tikungan. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, jangan mengemudi di bawah pengaruh minuman keras, serta selalu menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. “Lebih baik tiba sedikit lebih lambat daripada mempertaruhkan nyawa di jalan. Patuhi marka dan rambu lalu lintas,” pungkasnya.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Banggai untuk proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

CB: SLV