Sinergi dan Ketepatan Teknis Tentukan Nasib Sekolah Rakyat

LUWUK — Setelah pintu komunikasi dengan pemerintah pusat terbuka, tantangan berikutnya bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai adalah memastikan kesiapan teknis yang solid dalam rencana pembangunan Sekolah Rakyat.

DPC Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Kabupaten Banggai menegaskan bahwa proses ini tidak bisa berjalan secara sporadis. Koordinasi yang intensif dan berkelanjutan dengan pihak Kementerian Sosial menjadi kunci utama agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai rencana.

Sekretaris DPC Partai PRIMA, Sugianto Adjadar, menilai bahwa kunjungan awal ke kementerian harus ditindaklanjuti dengan komunikasi teknis yang lebih mendalam.

“Pemkab harus aktif berkoordinasi dengan panitia Sekolah Rakyat. Proses ini membutuhkan pendampingan, bukan sekadar formalitas pertemuan,” ujarnya Jumat (17/4/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah mendapatkan arahan untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Program Sekolah Rakyat, lanjutnya, merupakan bagian dari agenda prioritas nasional yang terhubung dengan program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Ketiga program ini saling melengkapi dalam membangun ekosistem kesejahteraan masyarakat.

“Jika Banggai mampu memenuhi seluruh persyaratan teknis dengan baik, maka peluang untuk mendapatkan dukungan program nasional lainnya akan semakin terbuka,” jelasnya.

Lebih dari itu, keberhasilan Sekolah Rakyat akan menjadi indikator kemampuan daerah dalam mengelola program berbasis kesejahteraan rakyat secara terintegrasi.

DPC Partai PRIMA Banggai menyatakan siap mengawal proses tersebut agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

CB: PRZ