LUWUK — Belum reda kekhawatiran warga setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Sumber Agung, Kecamatan Nuhon, kini bencana serupa kembali terjadi. Kali ini, kobaran api melahap kawasan pegunungan Desa Batu Hitam, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Peristiwa itu terungkap setelah masyarakat melaporkannya melalui layanan Call Center 110 pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.30 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Nuhon langsung menuju lokasi dan menemukan api masih berkobar disertai kepulan asap tebal yang menyelimuti kawasan pegunungan.
Kapolsek Nuhon, IPDA Tesar, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar oleh warga. Api yang telah menyala selama tiga hari diduga lepas kendali hingga merambat ke kawasan hutan di lereng pegunungan.
“Menurut keterangan saksi, dugaan penyebab kebakaran akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar yang kemudian merambat ke lahan dan hutan pegunungan,” ujar IPDA Tesar.
Ia menjelaskan, hingga kini kebakaran masih berlangsung karena medan menuju lokasi cukup terjal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal. Selain medan yang berat, embusan angin laut yang kencang juga mempercepat penyebaran api sehingga kobaran terus meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Polisi memperkirakan luas area yang terbakar telah mencapai sekitar 30 hektare, menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu karhutla yang cukup besar di wilayah Kecamatan Nuhon dalam beberapa waktu terakhir.
Kapolsek menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan agar kebakaran tidak semakin meluas. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, memicu kerugian ekonomi, serta berpotensi menimbulkan bencana yang lebih besar apabila tidak segera dikendalikan.
CB: SLV
