Daerah

Banggai Dapat Guyuran Program Pertanian

46
×

Banggai Dapat Guyuran Program Pertanian

Sebarkan artikel ini

LUWUK — Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka menyampaikan guyuran program pertanian untuk daerah ini pada rapat paripurna KUPA PPAS, Selasa (1/9/2026). Dalam sambutannya, Ia menyebut bantuan Kementerian Pertanian RI untuk Banggai sebanyak 5000 hektar kelapa dalam, Kakao diperluas menjadi 2000 hektar. Serta ratusan unit pompa air untuk Petani di Kecamatan Masama.

Usai rapat paripurna, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi menyampaikan detail informasi yang disebut Bupati Banggai, Amirudin dalam sambutannya. Menurutnya, persoalan kekeringan masih menjadi salah satu tantangan bagi petani di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. Sekitar 3.500 hektare lahan, hanya sekitar 900 hektare yang dapat ditanami pada periode Oktober hingga Maret saat wilayah tersebut mengalami kekeringan.

Subhan melanjutkan, kondisi luas lahan pertanian di Masama belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan air saat musim kering. Dari total sekitar 3.500 hektare lahan, kata dia, hanya sekitar 900 hektare yang bisa tertanam. Hal tersebut menggambarkan besarnya potensi lahan pertanian di Masama yang belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan. Persoalan air menjadi salah satu faktor yang membatasi aktivitas pertanian, khususnya pada periode Oktober hingga Maret.

Subhan menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya berupaya menjawab persoalan pengairan, tetapi juga menyiapkan sejumlah program bantuan untuk pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan di Kabupaten Banggai. Untuk mengatasi persoalan air di lahan pertanian, Kementerian Pertanian RI telah memberikan bantuan 250 unit pompa air. Pemkab Banggai juga telah mengusulkan tambahan 100 unit pompa air.

Namun, usulan tersebut masih dalam proses peninjauan oleh Kementerian Pertanian RI. Artinya, tambahan 100 pompa tersebut belum dapat dipastikan terealisasi karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

Subhan kemudian menyampaikan informasi lain terkait program bantuan bagi petani Banggai. Sebanyak 5.000 hektare kelapa dalam mendapat program peremajaan. Menurutnya, proses penyaluran bantuan tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2026 kepada petani di Kabupaten Banggai. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbarui tanaman kelapa yang membutuhkan peremajaan agar produktivitas perkebunan dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Selain kelapa, pemerintah juga menyiapkan program untuk komoditas kakao seluas 3.000 hektare. Dari jumlah tersebut, 2.000 hektare diperuntukkan bagi perluasan dan 1.000 hektare untuk peremajaan.

Subhan menyebut penyaluran bantuan kakao tersebut juga dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 kepada petani di Kabupaten Banggai. Tak hanya itu, Banggai juga memperoleh tambahan program dari Direktorat Jenderal Hortikultura berupa pengembangan kawasan durian seluas 35 hektare. Menurutnya, Subhan, alokasi tersebut diarahkan untuk pengembangan kawasan durian di Kabupaten Banggai.

CB: PRZ

Pengumuman Resmi Pertanahan

Pengumuman Pertanahan