Sosial & Lingkungan

Dua Warga Banggai Jadi Garda JKN

68
×

Dua Warga Banggai Jadi Garda JKN

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas BPJS Cabang Luwuk

LUWUK — Warga kini dilibatkan secara langsung untuk membantu memperluas informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk resmi menggandeng dua GARDA JKN terpilih, yakni Ni Luh Suartini dan Widyawati Po’u.

Keterangan tertulis Humas BPJS Kesehatan Cabang Luwuk menyebutkan, Keduanya resmi menjalankan peran tersebut setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk, Rabu (23/9/2026). Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk, Mitra Akbar, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan edukasi Program JKN.

“GARDA JKN ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperluas jangkauan edukasi Program JKN kepada masyarakat. Kami menyadari bahwa penyampaian informasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kanal-kanal yang dimiliki BPJS Kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat yang dapat menjadi penghubung informasi di lingkungan masing-masing,” ujar Mitra.

Menurut Mitra, Ni Luh dan Widyawati diharapkan dapat menjadi penghubung informasi JKN di lingkungan masyarakat. Mereka akan membantu menyampaikan informasi mengenai hak dan kewajiban peserta serta berbagai kemudahan layanan yang tersedia.

“Kami berharap Ni Luh Suartini dan Widyawati Po’u dapat menjadi rekan yang aktif dalam menyampaikan informasi Program JKN secara sederhana dan mudah dipahami. Tidak hanya mengenalkan program, tetapi juga membantu masyarakat memahami hak dan kewajibannya serta berbagai kemudahan layanan yang dapat dimanfaatkan,” katanya.

Widyawati Po’u menyambut positif kepercayaan tersebut. Ia mengaku senang mendapat kesempatan untuk ikut membantu BPJS Kesehatan menjangkau masyarakat secara lebih luas. “Perasaan saya saat ditunjuk sebagai GARDA JKN dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk tentunya senang. Saya bisa menjadi perpanjangan tangan BPJS Kesehatan dalam menjangkau dan membantu masyarakat secara lebih luas,” ujar Widyawati.

Ia berharap kehadiran GARDA JKN dapat membantu masyarakat memahami informasi BPJS Kesehatan yang belum banyak diketahui. “Harapannya masyarakat bisa lebih memahami hal-hal terkait BPJS Kesehatan yang mungkin sampai saat ini belum banyak diketahui. Dengan turun langsung melakukan sosialisasi, saya berharap dapat terbangun pemahaman yang sama tentang pentingnya memastikan diri dan keluarga memiliki perlindungan kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ni Luh Suartini mengatakan pihaknya akan mulai mengenalkan berbagai kemudahan layanan BPJS Kesehatan kepada masyarakat, khususnya layanan non-tatap muka. “Pertama, kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenalkan layanan BPJS Kesehatan, khususnya pemanfaatan layanan non-tatap muka. Harapannya, masyarakat dapat melakukan berbagai pengurusan administrasi JKN cukup dari rumah tanpa harus datang langsung ke kantor,” ungkap Ni Luh.

Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, BPJS Kesehatan membekali GARDA JKN dengan sosialisasi kit. Perlengkapan itu terdiri atas materi sosialisasi, daftar fasilitas kesehatan yang bekerja sama, kuesioner uji pemahaman dan efektivitas sosialisasi, absensi kegiatan, serta berbagai media edukasi Program JKN.

Mitra mengatakan GARDA JKN selanjutnya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat melalui komunitas dan lingkungan tempat mereka beraktivitas. “Kami berharap GARDA JKN dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat melalui komunitas dan lingkungan tempat mereka beraktivitas. Dengan kolaborasi ini, kami ingin membangun pemahaman masyarakat yang lebih baik mengenai Program JKN sekaligus memperkuat hubungan BPJS Kesehatan dengan masyarakat di wilayah kerja Kantor Cabang Luwuk,” pungkas Mitra.

Penulis: Selviah Laheba