Sosial & Lingkungan

Besi Beton Putus, Pekerja Tewas di Pelabuhan Tangkiang

133
×

Besi Beton Putus, Pekerja Tewas di Pelabuhan Tangkiang

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Suasana kerja di area Pelabuhan Tangkiang, Desa Kalolos, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, berubah menjadi duka. Seorang pekerja tewas setelah pengikat besi beton ulir yang sedang dibongkar tiba-tiba terputus dan menghantam kepalanya, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 15.45 WITA.

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai menyebutkan, korban berinisial IR (43). Ia bekerja sebagai operator forklift dan berdomisili di wilayah Malutong, Kabupaten Tojo Una-Una. Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, SH, mengatakan kecelakaan terjadi ketika korban sedang menurunkan besi beton ulir dari dalam kontainer.

Saat proses pembongkaran berlangsung, seorang pekerja bernama Ganjar mengoperasikan forklift untuk mengangkat kontainer. Di dalam kontainer, korban kemudian membuka tali pengikat besi beton ulir. Namun, saat korban melakukan pekerjaan tersebut, pengikat yang berada di bagian tengah besi tiba-tiba terputus. Pengikat itu kemudian menghantam bagian kepala korban. “Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia,” kata AKP Zulfikar.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Kintom langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan penanganan awal dengan mengecek tempat kejadian perkara, mencatat identitas korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kapolsek mengatakan polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan rangkaian peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

“Kami masih melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian kecelakaan kerja,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Pritzno