Sosial & Lingkungan

Berangkat ke Kebun, Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

111
×

Berangkat ke Kebun, Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Seorang pria lanjut usia bernama Samsudin (64), warga Desa Padang, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, ditemukan meninggal dunia di jalan menuju perkebunan masyarakat, Selasa (13/10/2026). Korban diketahui memiliki riwayat hipertensi dan sehari sebelumnya baru menjalani pengobatan di puskesmas.

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai, Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, mengatakan pihaknya menindaklanjuti informasi penemuan tersebut dengan mendatangi rumah duka untuk mengonfirmasi kejadian dan meminta keterangan keluarga korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Samsudin berangkat menuju kebun sekitar pukul 07.30 WITA. Namun, sekitar pukul 10.55 WITA, seorang warga bernama Maksum Dadang yang melintas di jalan perkebunan menemukan korban tergeletak dan sudah meninggal dunia.

Saksi kemudian melaporkan penemuan itu kepada pemerintah setempat dan keluarga korban. Warga bersama pihak terkait selanjutnya membantu proses evakuasi. Sekitar pukul 11.20 WITA, keluarga membawa jenazah korban ke rumah duka menggunakan mobil pikap. Menurut AKP Zulfikar, keluarga sebelumnya telah mengingatkan korban agar tidak pergi ke kebun. Namun, korban tetap berangkat. “Korban sebelumnya telah diingatkan agar tidak pergi ke kebun, tetapi tetap berangkat,” terang Zulfikar.

Keluarga juga menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan sehari sebelum kejadian menjalani pengobatan di puskesmas. Meski demikian, informasi yang disampaikan kepolisian tidak menyebutkan penyebab pasti kematian korban. Keluarga menyatakan menerima kepergian Samsudin sebagai takdir Tuhan dan tidak menghendaki autopsi. Korban kemudian dimakamkan sekitar pukul 16.00 WITA.

Polsek Kintom telah melakukan pengecekan di rumah duka untuk memperoleh informasi terkait kejadian tersebut. Hingga laporan disampaikan, situasi di wilayah setempat dilaporkan aman dan kondusif.

Penulis: Muh. Pritzno