Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Pegunungan Pagimana

LUWUK — Kobaran api yang melahap kawasan pegunungan di Desa Hukak, Kecamatan Pagimana, nyaris merambat ke permukiman warga. Beruntung, respons cepat aparat dan tim gabungan berhasil menahan laju api sebelum ancamannya semakin besar.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu mulai terpantau pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Api membakar hamparan padang ilalang serta semak belukar yang telah mengering akibat cuaca, sehingga kobarannya cepat menyebar.

Personel Sat Samapta Polresta Banggai bersama Polsek Pagimana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, dan warga bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Tim gabungan baru tiba sekitar pukul 22.00 Wita karena medan menuju lokasi berada di kawasan pegunungan. Setibanya di lokasi, seluruh personel langsung memusatkan upaya pemadaman pada titik-titik api yang bergerak ke arah permukiman penduduk.

Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, mengatakan pihaknya mengerahkan peralatan pemadaman dalam jumlah besar untuk mendukung operasi tersebut. “Kami menurunkan 16 buah APAR, empat unit alat pemadam Karhutla milik Sat Samapta Polresta Banggai, serta dua unit mobil pemadam kebakaran,” ujar AKP Saiman.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, sejumlah titik api yang mengancam permukiman berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas belum dapat menjangkau beberapa titik api yang berada di lereng pegunungan dengan medan terjal dan berada di ketinggian. Kondisi tersebut memaksa petugas mengutamakan keselamatan personel karena akses menuju lokasi sangat sulit dan berisiko tinggi.

Hingga kini, pemantauan terus dilakukan mengingat angin kencang masih berpotensi mendorong api menyebar ke kawasan lain. Polresta Banggai mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api baru agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

CB: SLV