Masuk Hotel Pagi, Sore Ditemukan Tak Bernyawa

LUWUK — Suasana sebuah hotel di wilayah Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, mendadak berubah mencekam. Seorang pria berinisial AL (49) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet kamar hotel yang disewanya pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.

Korban ditemukan setelah pihak hotel beberapa kali berusaha menghubunginya untuk menagih biaya sewa kamar, tetapi tidak mendapat respons. Kecurigaan petugas hotel akhirnya berujung pada penemuan jasad korban di dalam toilet.

Kasat Reskrim Polresta Banggai, AKP Nur Arifin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pengelola hotel terkait penemuan mayat tersebut. Setelah menerima laporan, personel Polsek Luwuk bersama Tim Identifikasi Polresta Banggai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di atas closet toilet dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tim Identifikasi telah melakukan olah TKP, sementara jenazah dibawa ke RSUD Luwuk untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian,” kata AKP Nur Arifin.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban melakukan check-in sekitar pukul 11.00 Wita. Tiga jam kemudian, tepatnya pukul 14.00 Wita, petugas hotel mendatangi kamar untuk meminta pembayaran sewa. Saat itu pintu kamar terbuka sedikit, namun korban tidak terlihat.

Petugas mengira korban sedang berada di kamar mandi sehingga tidak menaruh curiga. Namun hingga pukul 18.30 Wita, korban tetap tidak memberikan jawaban saat dipanggil. Setelah petugas masuk ke dalam kamar, korban ditemukan berada di toilet dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Menurut AKP Nur Arifin, pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya mendapati kondisi lebam mayat dan tubuh yang telah kaku.

Dari keterangan keluarga, istri korban mengungkapkan bahwa AL selama ini kerap mengeluhkan sakit kepala. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Pihak keluarga telah membawa jenazah korban untuk dimakamkan di Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi,” pungkas AKP Nur Arifin.

CB: SLV