Sosial & Lingkungan

40 KK di Boyou Kesulitan Air Bersih, Polresta Banggai Salurkan 12.000 Liter

28
×

40 KK di Boyou Kesulitan Air Bersih, Polresta Banggai Salurkan 12.000 Liter

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Kemarau berkepanjangan membuat warga Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama berbulan-bulan. Merespons kondisi tersebut, Polresta Banggai menyalurkan 12.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sekitar 40 kepala keluarga (KK), Senin (19/10/2026).

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai menyebutkan, polisi menyalurkan bantuan melalui Seksi Humas dengan menggunakan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC). Kegiatan bakti sosial ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri tahun 2026.

Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang menghadapi krisis air bersih akibat kemarau berkepanjangan. “Bakti sosial ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih. Berdasarkan kondisi di lapangan, warga Desa Boyou sudah berbulan-bulan mengalami kesulitan air,” ungkap Saiman.

Menurutnya, kemarau yang berlangsung cukup lama, ditambah dampak fenomena El Niño, menyebabkan sumber air dan lingkungan di sekitar permukiman warga mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan bagi warga setempat. Melalui penyaluran 12.000 liter air, Polresta Banggai berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

Salah seorang warga Desa Boyou menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan tersebut. Warga berharap kepedulian Polri dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “75 Tahun Humas Polri: Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri”. Melalui bakti sosial tersebut, Polresta Banggai menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan warga.

Penulis: Muh. Pritzno