LUWUK — Kobaran api menghanguskan satu unit rumah panggung berukuran 7 x 12 meter di Kelurahan Bakung, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.20 Wita. Rumah milik Hasanuddin Dg. Pacida (53), seorang petani, tersebut nyaris tak menyisakan bangunan setelah api dengan cepat membesar dari bagian dapur dan merambat ke seluruh rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Peristiwa itu bermula ketika Hasanuddin meninggalkan rumah untuk menuju penggilingan padi di Desa Kayowa. Saat itu, salah satu anaknya masih berada di dalam rumah dan sedang tidur di kamar.
Sekitar 20 menit setelah Hasanuddin pergi, anak korban mencium aroma hangus yang diduga berasal dari arah dapur. Tak lama berselang, api terlihat membesar di bagian dapur. Situasi berubah dalam waktu singkat. Api yang membakar rumah berbahan papan tersebut kemudian merambat ke bagian lain bangunan hingga seluruh rumah dilalap si jago merah.
Mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Batui langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Upaya pemadaman juga melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari PT Pertamina EP Matindok dan JOB Tomori.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api hingga sekitar pukul 10.00 Wita. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kapolsek Batui IPTU Teguh Pria Adjisaka mengatakan, penyebab kebakaran untuk sementara diduga berasal dari gangguan instalasi listrik. “Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun kepastian penyebab akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi selesai,” ujar Teguh.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan titik awal dan penyebab kebakaran. Dengan demikian, dugaan korsleting listrik belum dapat disebut sebagai penyebab pasti sebelum pemeriksaan di lokasi selesai.
Polsek Batui mengimbau masyarakat memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala, menggunakan peralatan listrik sesuai standar, dan segera melaporkan jika menemukan kabel atau instalasi yang berpotensi menimbulkan gangguan.
CB: SLV
