Sosial & Lingkungan

Jamaah Tabligh Banggai Menyusuri Masjid Bangkep Selama 40 Hari

41
×

Jamaah Tabligh Banggai Menyusuri Masjid Bangkep Selama 40 Hari

Sebarkan artikel ini

LUWUK — Sepuluh anggota Jamaah Tabligh Kabupaten Banggai memilih meninggalkan rutinitas dan kenyamanan di rumah untuk menjalani perjalanan dakwah selama 40 hari ke Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Rombongan tersebut bertolak dari Luwuk, Selasa (1/9/2026), dengan tujuan utama Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) yang tiba Rabu (2/9/2026). Mereka membawa satu misi, mengajak diri sendiri dan masyarakat untuk kembali menghidupkan aktivitas keagamaan di tengah kehidupan sehari-hari. Perjalanan itu dikenal sebagai khuruj 40 hari, salah satu kegiatan yang rutin dilakukan Jamaah Tabligh dengan berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Di Kecamatan Liang, rombongan akan tinggal secara berpindah dari masjid ke masjid dan dari rumah ke rumah selama 40 hari. Amir rombongan, Abdul Fattah, mengatakan perjalanan tersebut bukan karena mereka merasa lebih baik dari masyarakat yang didatangi.

Sebaliknya, mereka menganggap perjalanan itu sebagai upaya untuk mengingatkan diri sendiri sekaligus mengajak masyarakat dalam kegiatan keagamaan. “Agama ini disampaikan untuk umat seluruh alam. Oleh karena itu kami datang ke Kecamatan Liang, bukan karena kami lebih baik, tapi karena kami ingin mengajak diri kami dan masyarakat kepada Allah SWT,” ujar Abdul Fattah, Rabu (2/9/2026).

Selama berada di wilayah tersebut, jamaah akan mengajak masyarakat melaksanakan salat berjamaah, belajar tentang usaha Nabi dalam menghidupkan majelis taklim, berzikir, menjaga adab di masjid, serta mempererat silaturahmi dan melakukan berbagai amal kebaikan lainnya. Keberangkatan rombongan dilepas oleh pengurus masjid dan masyarakat Kabupaten Banggai.

Empat puluh hari bukan waktu yang singkat. Selama masa tersebut, para jamaah akan meninggalkan aktivitas keseharian mereka dan memilih hidup sederhana dengan berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya.

Bagi Jamaah Tabligh, khuruj menjadi salah satu bentuk usaha untuk menghidupkan suasana keagamaan hingga ke wilayah pelosok desa. Kini, perjalanan itu dimulai. Sepuluh orang dari Banggai membawa pesan dakwah menuju Kecamatan Liang. Bukan dengan panggung besar, tetapi dengan langkah dari masjid ke masjid dan silaturahmi dari rumah ke rumah.

CB: HJR

Pengumuman Resmi Pertanahan

Pengumuman Pertanahan