Sosial & Lingkungan

Diduga Berkendara Pengaruh Miras, Seorang Pemuda Kecelakaan di Bunta

164
×

Diduga Berkendara Pengaruh Miras, Seorang Pemuda Kecelakaan di Bunta

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Dugaan berkendara di bawah pengaruh minuman keras (miras) mewarnai kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Bunta II, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Seorang pemuda berusia 22 tahun mengalami luka-luka hingga sempat tidak sadarkan diri.

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai menyebutkan, korban bernama Jahri Salanta, warga Desa Pongian, Kecamatan Bunta. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX King berwarna abu-abu tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Kapolsek Bunta, IPTU Andi Wijanarko, menjelaskan kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Bunta menuju Desa Pongian. Saat melintas di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Bunta II, korban diduga kehilangan kendali hingga sepeda motornya keluar ke lajur kanan dan terjatuh. “Pengendara diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) saat berkendara,” kata IPTU Andi.

Akibat kecelakaan tersebut, Jahri sempat tidak sadarkan diri. Ia mengalami luka lecet pada kaki kanan, kedua tangan, hidung, dan pipi kanan, serta luka robek pada pelipis kiri. Petugas kemudian membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kecamatan Bunta. Sementara itu, kerugian materiel akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Berdasarkan keterangan mengenai kondisi lokasi, jalan di tempat kejadian berupa jalur lurus dengan sejumlah lubang kecil. Personel kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur. Situasi di sekitar lokasi kecelakaan dilaporkan aman dan kondusif.

Kapolsek Bunta mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi berada di bawah pengaruh alkohol atau zat lain yang dapat mengurangi konsentrasi.

Penulis: Muh. Pritzno