Sosial & Lingkungan

Karhutla, Ketua DPRD Banggai Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

65
×

Karhutla, Ketua DPRD Banggai Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo

LUWUK — Kemarau panjang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Namun, ancaman kebakaran tidak hanya datang dari kondisi alam. Kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo, menegaskan bahwa masyarakat harus menyadari dampak kebakaran yang ditimbulkan dari pembukaan lahan dengan cara membakar. Pernyataan itu disampaikan Saripudin saat ditemui di kantornya, Selasa (14/10/2026). Ia menyebut kebakaran hutan dan lahan tidak hanya terjadi di Banggai, tetapi juga di sejumlah wilayah lain, mulai dari Papua hingga Kalimantan untuk wilayah Indonesia Timur dan Tengah. Di Kabupaten Banggai, kebakaran lahan belum lama ini terjadi di Puge, Kecamatan Luwuk Selatan.

Menurut Saripudin, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai telah melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi ancaman karhutla. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kesadaran masyarakat agar kebakaran tidak terus berulang.

Ia menyoroti tindakan sebagian masyarakat yang sengaja membakar lahan tanpa mempertimbangkan dampak yang dapat ditimbulkan. “Ini tinggal dikembalikan kepada masyarakat. Di mana-mana, masyarakat dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar. Dampaknya mereka tidak pikirkan,” ujar Saripudin.

DPRD Banggai, lanjutnya, mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan. Terkait sarana pemadam kebakaran, Saripudin menilai fasilitas mobil pemadam kebakaran yang tersedia saat ini sudah memadai. Meski demikian, jumlah armada yang ada masih belum mencukupi kebutuhan penanganan kebakaran.

Saripudin juga menyampaikan apresiasi kepada Polresta Banggai yang dinilainya sigap membantu penanganan karhutla di Kabupaten Banggai. Ia berharap langkah pemerintah daerah, dukungan aparat, serta kesadaran masyarakat dapat berjalan beriringan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama selama kemarau panjang masih berlangsung.

Penulis: Muh. Pritzno