Sosial & Lingkungan

Protes Listrik Padam, Warga Bakar Ban dan Tutup Jalan

65
×

Protes Listrik Padam, Warga Bakar Ban dan Tutup Jalan

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Keresahan akibat pemadaman listrik yang dinilai kerap terjadi tanpa kepastian jadwal memicu aksi pembakaran ban di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Selasa (13/10/2026) malam. Aksi tersebut sempat menutup akses jalan sebelum aparat kepolisian dan TNI turun tangan meredam situasi.

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai menyebutkan, Kapolsek Bunta IPTU Andi Wijanarko, S.AP., bersama Danramil 1308-02 Bunta Capt. Inf. Herman dan personel masing-masing, mendatangi lokasi sekitar pukul 18.45 WITA setelah menerima informasi dari masyarakat.

Warga melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang mereka nilai kerap terjadi tanpa kepastian jadwal dari pihak PLN Ampana. Di lokasi, aparat menempuh pendekatan persuasif dengan mengajak warga berdialog dan memediasi keluhan yang mereka sampaikan. Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak menutup jalan karena dapat menghambat aktivitas dan perjalanan pengguna jalan lainnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Warga akhirnya bersedia memadamkan api dan membersihkan sisa ban yang dibakar dari badan jalan. “Sekitar pukul 20.15 WITA, api berhasil dipadamkan dan Jalan Trans Sulawesi kembali dapat dilalui kendaraan. Arus lalu lintas pun berangsur normal,” kata IPTU Andi.

Kehadiran polisi dan TNI bertujuan menjaga keamanan serta mencegah keluhan masyarakat terhadap pelayanan publik berkembang menjadi gangguan ketertiban yang lebih luas.

Kapolsek Bunta mengimbau masyarakat agar menyampaikan keluhan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan cara tersebut, persoalan diharapkan dapat ditangani tanpa mengganggu kepentingan umum maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Penulis: Muh. Pritzno