Sosial & Lingkungan

Polisi Amankan Warga Tontouan Bakar Ban

46
×

Polisi Amankan Warga Tontouan Bakar Ban

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Sejumlah warga membakar ban bekas di Jalan Desa Tontouan, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, tepat di depan Masjid At-Tauhid. Aksi tersebut dipicu terganggunya distribusi air bersih ke sebagian wilayah Desa Tontouan. Debit air dari sumber mata air Bulakan disebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.

Keterangan Humas Polresta Banggai, Kapolsek Luwuk, Polresta Banggai, AKP Muh. Asdar, SH, mengatakan warga melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap gangguan distribusi air bersih. “Jadi masyarakat protes dengan membakar ban bekas,” kata Asdar, Rabu pagi, 9 September 2026.

Menurut Asdar, gangguan distribusi air juga terjadi karena enam pipa terlepas dari sambungan bak penampungan. Kondisi itu membuat penyaluran air bersih kepada masyarakat semakin terganggu. Mendapat informasi mengenai aksi tersebut, personel Polsek Luwuk kemudian mendatangi lokasi.

Polisi memberikan pemahaman kepada warga agar tidak menghalangi penggunaan fasilitas umum, termasuk jalan yang menjadi akses masyarakat. Aksi tersebut akhirnya dapat ditangani sehingga tidak berkembang dan mengganggu ketertiban umum secara lebih luas.

Persoalan kemudian dibawa ke musyawarah desa. Dalam musyawarah tersebut, warga dan pihak terkait menyepakati sistem penyaluran air bersih secara bergiliran. Penyaluran air akan dilakukan secara bergantian untuk setiap dusun. Kesepakatan itu menjadi jalan keluar sementara atas persoalan distribusi air bersih yang memicu aksi pembakaran ban di jalan desa.

Terganggunya kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih, dapat dengan cepat memicu ketegangan di tengah warga.

CB: SLV