Daerah

Kemarau Tekan Pasokan Listrik Sulawesi, PLN Tambah 50 MW

42
×

Kemarau Tekan Pasokan Listrik Sulawesi, PLN Tambah 50 MW

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

SIGI — Kemarau berkepanjangan mulai menekan produksi sejumlah pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sulawesi akibat penurunan debit air. Mengantisipasi dampak tersebut, PT PLN (Persero) menambah pasokan listrik sebesar 50 megawatt (MW) melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Langkah ini menjadi upaya PLN menjaga pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor produktif ketika kondisi cuaca mengurangi kemampuan pembangkit listrik tenaga air menghasilkan energi. Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan penambahan kapasitas pembangkit tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi di tengah tantangan cuaca. “Ketika kondisi kemarau memengaruhi kemampuan produksi sejumlah pembangkit tenaga air, kami mengambil langkah antisipatif melalui penguatan kapasitas pembangkit,” ujar Rizal dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (20/10/2026).

Dari total tambahan kapasitas 50 MW, PLN telah mengoperasikan 20 MW. Sementara itu, 30 MW sisanya masih dalam tahap persiapan untuk segera beroperasi. PLN berharap tambahan daya tersebut dapat menjaga kesinambungan pasokan listrik di Sulawesi, terutama ketika produksi pembangkit berbasis tenaga air mengalami penurunan akibat berkurangnya debit air.

Rizal menegaskan, penambahan kapasitas pembangkit harus diikuti kesiapan operasional dan evaluasi sistem secara berkelanjutan. Menurutnya, PLN tidak hanya perlu mengantisipasi tantangan pasokan saat ini, tetapi juga menyiapkan sistem kelistrikan untuk menghadapi peningkatan kebutuhan energi pada masa mendatang. “Kami ingin menjaga sistem kelistrikan Sulawesi semakin tangguh dan adaptif terhadap berbagai tantangan. Melalui penguatan kapasitas pembangkit, peningkatan kesiapan operasi, dan kolaborasi seluruh unit PLN, kami optimistis keandalan pasokan listrik dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengapresiasi langkah PLN menambah pasokan listrik di wilayahnya. Ia menilai ketersediaan listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat sekaligus penunjang pertumbuhan ekonomi dan investasi. “Listrik ini kebutuhan primer dan masyarakat sangat membutuhkan. Jadi kami kolaborasi dengan PLN untuk mempercepat tambahan pasokan listrik. Dan ini luar biasa, PLN bisa realisasikan tambahan pembangkit di Sulteng. Kami sangat apresiasi PLN, terima kasih,” ujar Anwar yang dikutip dari CNBC Indonesia.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapan pembangkit melalui pengaturan operasi, pemeliharaan, dan koordinasi antarunit. Menurut Sujana, langkah tersebut bertujuan memastikan kapasitas pembangkit yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan sistem, termasuk saat kontribusi pembangkit tenaga air menurun.

Ia menambahkan, PLN menjalankan penguatan pasokan listrik di Sulawesi melalui koordinasi seluruh unit dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi. “Kami terus berupaya meningkatkan keandalan pembangkit agar listrik bagi masyarakat bisa terus tercukupi,” kata Sujana dikutip dari CNBC Indonesia.

Penulis: Muh. Pritzno