Sosial & Lingkungan

1,3 Hektare Lahan di Bangkep Terbakar

33
×

1,3 Hektare Lahan di Bangkep Terbakar

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Polres Bangkep

SALAKAN — Kebakaran lahan seluas sekitar 1,3 hektare di kawasan Bone Raya, Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), nyaris mengancam keselamatan lingkungan sekitar setelah angin kencang membuat api pembukaan lahan merembet ke semak belukar dan pepohonan kering, Jumat (16/10/2026) malam.

Personel gabungan Polres Banggai Kepulauan, Polsek Tinangkung, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus memadamkan api secara manual karena armada pemadam tidak dapat menjangkau lokasi akibat kondisi medan dan akses jalan yang sulit dilalui.

Kebakaran bermula sekitar pukul 18.00 WITA di lahan milik Pernia Banet (48), warga setempat. Api yang berasal dari aktivitas pembukaan lahan dengan cepat menjalar ketika angin kencang bertiup dan menyambar vegetasi kering di sekitarnya.

Menerima laporan kejadian, petugas gabungan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 18.35 WITA. Karena mobil pemadam tidak dapat melewati akses menuju lokasi, petugas mengandalkan pemadaman manual untuk menghentikan penyebaran api.

Kapolsek Tinangkung Polres Banggai Kepulauan, IPTU Arlan, mengatakan kesiapsiagaan dan sinergi petugas di lapangan berperan penting dalam mencegah api meluas hingga ke permukiman warga yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kebakaran. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 21.15 WITA.

Kebakaran menghanguskan semak belukar dan pepohonan kering. Tidak ada laporan mengenai tanaman produktif yang terbakar maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski api telah padam, petugas Damkar dan kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

IPTU Arlan mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan api untuk membuka lahan, terutama saat angin kencang. Pembakaran yang tidak terkendali dapat membuat api cepat menjalar dan memperbesar risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penulis: Hadjar Olii