Politik & Hukum

Bullying dan Narkoba Mengintai Pelajar

25
×

Bullying dan Narkoba Mengintai Pelajar

Sebarkan artikel ini

LUWUK — Masa depan seorang pelajar bisa berubah hanya karena satu keputusan yang salah. Perundungan, kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman yang harus dicegah sejak dini. Hal ini disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk, AIPDA Seprianto, S.H, saat memberikan edukasi kepada anggota Pramuka SMKN 1 Luwuk yang mengikuti Perjusami di Bumi Perkemahan Lembah Kelapa Dua, Kelurahan Hanga-hanga, Luwuk, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Seprianto, lingkungan sekolah dan pergaulan remaja tidak boleh dianggap sebagai ruang yang bebas dari berbagai ancaman sosial. Salah satu yang perlu mendapat perhatian serius adalah bullying atau perundungan. Tindakan tersebut tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ejekan, penghinaan, pengucilan hingga perundungan melalui media sosial juga dapat meninggalkan dampak bagi korban.

Luka akibat perundungan bahkan tidak selalu terlihat. Korban dapat kehilangan rasa percaya diri, mengalami tekanan psikologis dan kesulitan berkonsentrasi dalam mengikuti proses pendidikan. Di sisi lain, penyalahgunaan narkoba juga menjadi ancaman yang harus diwaspadai pelajar.

Seprianto mengingatkan bahwa remaja dapat menjadi sasaran pengaruh lingkungan pergaulan maupun berbagai modus yang memanfaatkan media sosial. Sekali terjerumus, dampaknya tidak hanya menyentuh kesehatan fisik dan mental. Penyalahgunaan narkotika juga dapat menyeret seseorang berhadapan dengan proses hukum.

Karena itu, polisi menilai pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu seorang pelajar terlanjur menjadi korban. “Komunikasi yang baik antara orang tua, guru, dan siswa dapat membantu mendeteksi lebih dini potensi permasalahan serta mencegah terjadinya tindakan menyimpang,” papar Aipda Seprianto.

Ia mendorong para pelajar membangun karakter melalui kedisiplinan, empati, tanggung jawab dan kesadaran terhadap aturan hukum. Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak hanya menjadi tugas aparat kepolisian. Orang tua, guru dan lingkungan pergaulan memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak. Melalui edukasi dan pembinaan yang dilakukan sejak dini, generasi muda diharapkan mampu mengenali ancaman di sekitarnya, berani menolak perundungan dan menjauhi narkoba.

CB: SLV