Scroll untuk baca artikel
Gambar Tergenerate
Politik & Hukum

Perselisihan Kades dan Warga Mekarjaya Dipicu Unggahan Medsos

32
×

Perselisihan Kades dan Warga Mekarjaya Dipicu Unggahan Medsos

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Humas Polresta Banggai

LUWUK — Sebuah unggahan di media sosial Facebook dan WhatsApp memicu perselisihan antara Kepala Desa Mekarjaya, Abdul Hanan, dengan seorang warga bernama Rosdiana. Kesalahpahaman yang bermula dari informasi di ruang digital itu akhirnya harus diselesaikan melalui mediasi kepolisian.

Keterangan tertulis Humas Polresta Banggai menyebutkan, perselisihan tersebut bermula pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, beredar unggahan dan informasi di media sosial terkait ucapan Kepala Desa Mekarjaya. Unggahan tersebut kemudian memunculkan kesalahpahaman dan komentar yang dinilai tidak menyenangkan.

Merespons persoalan itu, Polsek Toili melalui Polsubsektor Toili Barat mengambil langkah mediasi dengan mempertemukan kedua pihak. Kasubsektor Toili Barat, IPTU I Kadek Sukranaya, memfasilitasi penyelesaian secara kekeluargaan agar perselisihan tidak berlarut-larut. Upaya tersebut membuahkan kesepakatan damai. Abdul Hanan dan Rosdiana sepakat mengakhiri perselisihan setelah saling memaafkan.

Kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua pihak di Kantor Polsubsektor Toili Barat, Desa Makapa, Senin (2/11/2026). “Kedua belah pihak saling memaafkan dan unggahan tersebut segera dihapus,” terang IPTU Kadek.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh dampak unggahan di media sosial. Informasi yang belum jelas kebenarannya maupun komentar yang tidak disertai klarifikasi dapat memicu kesalahpahaman dan merusak hubungan antarwarga.

IPTU Kadek mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Ia juga meminta warga mengutamakan klarifikasi ketika menghadapi persoalan dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Kami harap hubungan baik antarwarga tetap terpelihara sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” tutupnya.

Penulis: Muh. Pritzno

Gambar Tergenerate
Gambar Tergenerate