Daerah

Aleg PKB Desak Bupati Banggai Definitifkan Direktur PDAM

5
×

Aleg PKB Desak Bupati Banggai Definitifkan Direktur PDAM

Sebarkan artikel ini
Aleg Komisi III PRD Banggai, Syafruddin Husain

LUWUK — Persoalan pelayanan air bersih di Kabupaten Banggai membutuhkan perhatian serius. Di tengah masih adanya masyarakat yang kekurangan air bersih, Bupati Banggai diminta segera menetapkan direktur definitif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar pengelolaan perusahaan daerah tersebut lebih fokus dan optimal.

Desakan itu disampaikan Syafruddin Husain, anggota DPRD Banggai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di Komisi III, Selasa (27/10/2026). Syafruddin menilai, posisi direktur PDAM yang saat ini masih dijabat Damri Dayanun sebagai penjabat (Pj) perlu segera diakhiri. Menurut dia, Damri memiliki beban pekerjaan yang besar karena juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai.

“Bupati segera mendefinitifkan direktur PDAM. Damri sudah tidak bisa karena dia sibuk sekali. Dia juga Kepala Badan Keuangan Daerah, yang kesibukannya tidak kalah besar, apalagi sekarang mendekati akhir tahun,” ujar Syafruddin.

Menurut Syafruddin, rangkap tanggung jawab tersebut perlu menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan pejabat yang akan memimpin PDAM secara definitif. Ia menegaskan, direktur definitif dibutuhkan agar pengelolaan PDAM berjalan lebih fokus, terutama dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Syafruddin menyoroti masih banyaknya masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih. Kondisi tersebut, menurut dia, menuntut perhatian lebih dari pemerintah daerah dan manajemen PDAM. Ia berharap Bupati Banggai tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan pengisian jabatan, tetapi juga memperhitungkan beban kerja pejabat yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pj direktur PDAM sekaligus Kepala BPKAD.

Dengan adanya direktur definitif, Syafruddin berharap PDAM dapat lebih maksimal menjalankan tugasnya dan meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Peningkatan kinerja PDAM menjadi kebutuhan mendasar. Karena itu, keputusan Bupati Banggai mengenai kepemimpinan definitif PDAM diharapkan dapat segera memberikan kepastian bagi pengelolaan perusahaan daerah tersebut.

Penulis: Muh. Pritzno